Senin, 27 September 2010

7 Tips Yang Wajib Di Hindari Seabis Makan

http://2.bp.blogspot.com/_oQGx3yTv_Ss/THTXPx843hI/AAAAAAAACsI/Snv06hxvchc/s1600/makanan+extreme+%284%29.jpg



1. Jangan minum es setelah makan.

Seabis makan saya minum es teh, padahal setelah makan dianjur kan tidak boleh minum es. Waduh .. pantangan banget deh kalo masalah ini. dalam ilmu kedokteran air es akan membekukan lemak, lalu lemak tersebut akan menghambat di saluran pencernaan dan bisa bikin gemuk loh. Wagh … pantangan berat deh buat meninggalkan minuman es.

2. Jangan merokok setelah makan

Seabis makan saya merokok. Itu wajib bagi saya sebagai perokok. Bagaimana dengan yang lainnya ?? ah uh … Susah juga deh buat ini. Padahal nikmat banget … kata dokter sih merokok bisa merusak jaringan tubuh. apalagi sesudah makan. Hum … no comment deh …

3. Minum Teh tidak boleh loh.

halah … halah … tipsnya koq berat banget sih ! Padahal mengasikan loh … enak di lidah dan lega di tenggorokan.Lage2 menurut dokter sih teh itu memiliki kadar asam yang tinggi, maka kandungan protein di dalam makanan sulit dicerna. Maka banyak yang menyarankan minum air putih bilamana seabis makan.

4. Jangan tidur setelah makan.

Siapa yang tidak merasa ngantuk seabis makan ? Pasti semua orang mengalami kan ? begitu juga dengan saya, seabis makan rasanya pengen molor dan menimpuk bantal, guling dan tempat tidur kesayangan. Anjuran dokter ga boleh lagi. Makanan yang hendak dicerna ga sempurna.

5. Jangan Mandi setelah makan.

Seabis makan terus mandi ? Wagh .. mengasyikan sekali … Sekali lagi dokter berteriak dengan lantang … jangan deh … Katanya mandi akan menaikkan aliran darah ke seluruh badan kecuali di sekitar perut. Maka sistem percenaan akan melemah.

6. Porsi makan yang berlebihan dan menu makanan yang sesuai dengan waktunya.

Nah ini dia … Kadangkala ini bertentangan dengan hati nurani kita bila kita sedang kelaparan banget. Seperti hewan buas, kita langsung menerkam makanan yang terhidang di piring. Waktu itu kalo ga salah porsi makan ku berlebihan banget. yang biasanya nasinya 1 piring ( standart umum ) di dua kali lipatkan … hehehe … “Dalam pikirku yang penting kenyang !” terus lauk nya yang pedas banget. Padahal pada pagi harinya saya belum memasukkan sesendok makanan ke mulut. Pantes … langsung KO deh badan ku ! huh !

7. Perhatikan kebersihan makanan.

Alangkah baiknya memasak sendiri dan jangan jajan diluar. Kan kita tidak tahu cara menyajikan nya apakah higienes atau tidak. Hum .. saya kan sering jajan makanan di warung – warung.

Oke deh … sekian 7 Tips Yang Wajib Di Hindari Seabis Makan diatas … semoga bermanfaat bagi anda dan Selamat mencoba !


sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5126833

ANEH...Makan Upil Ternyata Bagus Untuk Kesehatan lho..


Dokter spesialis paru-paru asal Austria Prof Dr Friederich Bischinger pernah menyarankan orang untuk makan upil (kotoran hidungnya) sendiri karena diklaim bisa meningkatkan kekebalan tubuh.

Penemuan Prof Bischinger itu sempat menjadi kontroversial. Banyak orang awam dan paramedis yang menolak mentah-mentah teori Prof Bischinger dan mengatakan teori itu tidak masuk akal.


Alasannya upil adalah kotoran yang menjijikkan karena lendir kering itu justru menjadi sampah karena berbahaya masuk dalam tubuh. Jika makan upil sama saja dengan makan semua organisme atau bakteri yang harusnya dikeluarkan melalui hidung. Tapi menurut Prof Bischinger mengupil dengan menggunakan jari-jari sendiri adalah sesuatu yang sehat, menyenangkan dan lebih sesuai dengan tubuh manusia.

"Mengupil dengan menggunakan jari sendiri tentunya bisa menjangkau tempat yang tidak bisa dicapai jika menggunakan sapu tangan. Selain itu juga bisa menjaga hidung agar tetap bersih," ujar Prof Bischinger, seperti dikutip dari DailyTimes.

Upil itu sendiri terbentuk dari kotoran yang masuk ke dalam lubang hidung melalui proses pernapasan. Debu dan kotoran yang masuk ke hidung ini akan disaring oleh filter atau bulu-bulu hidung. Kotoran yang tidak tersaring akan ditangkap oleh lendir yang ada dihidung. Lama kelamaan lendir ini akan mengeras dan terbentuklah upil.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEifIWgM_97PDna1pGo-VIjls165QrR0eMCNtp98rKBmU51RxRR73K31OHmsF11st5wnLtstWws0dtRZ5YZk_HcwSUGFoon0B2ZY64dVc5fa4K3CKxjXmKA0vhPohKI47TsKqezAdd4hSfZi/s320/1_452852849l.jpg

"Makan upil kering adalah cara yang bagus untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Secara medis itu masuk akal dan hal yang wajar untuk dilakukan. Dalam sistem kekebalan, hidung adalah filter yang menyaring banyak bakteri menjadi satu dan ketika campuran ini tiba di usus akan bekerja seperti obat," kata Prof Bischinger.

"Obat moderen selalu berusaha untuk melakukan hal yang sama dengan metode yang jauh lebih rumit, orang-orang yang mengupil dan memakannya secara alami mendorong sistem kekebalan tubuh mereka secara cuma-cuma," imbuhnya.

Mengupil merupakan kegiatan yang positif karena membantu membersihkan hidung dari kotoran. Hal ini tentu saja membuat seseorang bisa bernapas lebih baik karena tidak ada yang menghalangi jalur pernapasan.

Prof Bischinger menunjukkan saat masih kecil anak-anak senang untuk mengupil hidungnya sendiri. Tapi saat beranjak dewasa kebiasaan ini mulai terhalang oleh adanya tekanan dari masyarakat yang menganggap hal tersebut adalah suatu tindakan menjijikkan dan anti-sosial.

Hasil ini memang cukup mencengangkan, karena selama ini orang menganggap kalau upil adalah suatu kotoran yang harus dibuang dan bukan untuk dikonsumsi. Tapi bagi Prof Bischinger, upil juga bisa bertindak sebagai vitamin yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh seseorang.

http://drjt.files.wordpress.com/2008/05/6-monyet-ngupil.jpg

Dr. Agus Subagio, Sp THT, dokter spesialis THT yang praktik di RS Puri Indah Jakarta mengaku tidak bisa memberikan komentar apakah penemuan ini terbukti menyehatkan atau tidak. Namun diakui Dr Agus bahwa Prof Bischinger adalah orang yang sangat disegani di dunia medis karena banyak penemuannya yang bermanfaat.

"Banyak teori-teori bedah sinus berasal dari penemuan Prof Bischinger, tapi kalau masalah manfaat upil saya belum paham," kata Dr Agus.

Tapi pada dasarnya lanjut Dr Agus, tubuh manusia diciptakan sempurna dengan sistem pertahanan yang canggih dan berlapis-lapis. Mulai dari bagian luar hingga bagian dalam terdapat sistem pertahanan tubuh masing-masing.






sumber :http://terselubung.blogspot.com/2010/09/makan-upil-ternyata-bagus-untuk.html

Cacing Sepanjang 12 Cm Keluar Dari Mata Kakek 82 Tahun

Tak terbayang betapa ngeri membayangkannya, seekor cacing hidup berhasil dikeluarkan dari mata seorang pasien berusia 82 tahun di RS Thiruvananthapuram, India, karena mengeluhkan matanya sakit, berair, dan juga merah. Demikian dikutip ruanghati.com dari Press Trust of India (PTI), Senin (13/9/2010) lalu.
Loa Loa filaria jenis cacing yang hidup di cairan tubuh termasuk mata

Loa Loa filaria jenis cacing yang hidup di cairan tubuh termasuk mata

Pasien ini mengaku merasakan gejala itu selama lebih dari sepekan dan segera ke dokter mata. Cacing yang berhasil dikeluarkan dari mata sang pasien panjangnya sekitar 12 sentimeter, diamater 45 milimeter dan masuk ke dalam jenis Dirofilaria tenui. Cacing ini menyebar melalui darah setelah digigit oleh nyamuk khususnya jenis Aedes, Anopheles,dan Culex dan serangga terbang lainnya, setelah dalam tubuh telur cacing tadi menjadi larva dan berkembang menjadi cacing yang hidup dalam cairan tubuh seperti darah getah bening bahkan cairan tulang belakang, urine, dan apa saja yang mengalir. Lantas bagaimana proses perpindahannya, mari kita lihat gambar berikut:
Proses perpindahan cacing ke dalam tubuh manusia lewat nyamuk

Proses perpindahan cacing ke dalam tubuh manusia lewat nyamuk

Sang pasien yang merasakan gejala sakit dan merah di mata juga mengaku merasakan sesuatu yang bergerak di dalam matanya. Cacing ini bisa hidup di sejumlah bagian mata termasuk di cairan mata atau di retina. Wah ngeri juga ya sobat ruanghati.com, mulai sekarang perlu kita lebih menjaga kebersihan baik lingkungan dan diri kita, agar terjauh dari berbagai serangan penyakit apapun



sumber :http://ruanghati.com/2010/09/18/cacing-sepanjang-12-cm-keluar-dari-mata-kakek-82-tahun/

Wow, Nokia 1100 Di Hargai 300 Juta




Sebuah telepon genggam berteknologi mutakhir seharga puluhan juta rupiah bukanlah sesuatu yang aneh lagi zaman sekarang. Namun di Jerman dan Belanda, telepon genggam Nokia produksi tahun 2003 dengan layar monochrome (tidak berwarna) dan nada dering monophonic justru dicari untuk dibeli lebih dari Rp300 juta.

Setelah diselidiki ternyata Nokia 1100 sedang diincar oleh para pelaku tindak kejahatan. Tak tanggung-tanggung, telepon genggam yang harga resminya hanya ratusan ribu rupiah tersebut kini ditawar hingga Rp363 juta.


Hasil investigasi polisi melaporkan bahwa telepon genggam tersebut ternyata satu-satunya seri telepon genggam yang dapat dimodifikasi dan digunakan untuk mendukung tindak kejahatan finansial online mereka.


Kepolisian setempat yang bekerja sama dengan sebuah badan investigasi menyatakan bahwa pelaku mampu mendapatkan ribuan username lengkap dan password dari beberapa rekening bank online di Jerman dan Belanda. Hal tersebut dapat terjadi karena pelaku memanfaatkan kebijakan transaksi finansial online di kedua negara tersebut yang mewajibkan setiap nasabahnya untuk mengirimkan sebuah kode rahasia melalui layanan pesan singkat (SMS).


SMS berisi kode rahasia tersebutlah yang kemudian dapat disadap oleh pelaku dengan menggunakan Nokia 1100 yang telah dimodifikasi. Selanjutnya tidak sulit lagi bagi para pelaku untuk mampu mendapatkan berbagai informasi tambahan, seperti username dan password yang setelahnya tentunya akan membuat mereka mampu mentransfer sejumlah dana ke suatu rekening.


Investigasi lebih lanjut mengungkapkan bahwa tidak seluruh Nokia 1100 dapat melakukan hal tersebut. Dari 200 juta unit yang telah terjual di seluruh dunia, hanya yang diproduksi di pabrik Nokia di Bochum, Jerman saja yang berisi software yang sangat berharga tersebut. Selain itu Nokia 1100 juga dapat diprogram untuk menggunakan nomor telepon genggam orang lain






sumber :http://wisbenbae.blogspot.com/2010/09/wow-nokia-1100-di-hargai-300-juta.html

Model yang takut gemuk akibatnya begini nih gan !! Cekisdot..

Yang kek gini masi dibilang model ??? :ask: :ask:











inilah.. penderita anoreksia, penyakit kejiawaan yang takut akan gemuk.. penderitanya kebanyakan wanita
apa gini masi dibilang cantik?






sumber :http://wisbenbae.blogspot.com/2010/09/model-tidak-selamanya-kelihatan-seperti.html

Model yang takut gemuk akibatnya begini nih gan !! Cekisdot..

Yang kek gini masi dibilang model ??? :ask: :ask:











inilah.. penderita anoreksia, penyakit kejiawaan yang takut akan gemuk.. penderitanya kebanyakan wanita
apa gini masi dibilang cantik?






sumber :http://wisbenbae.blogspot.com/2010/09/model-tidak-selamanya-kelihatan-seperti.html

Kamis, 02 September 2010

NYATA ! Keunikan tanaman yang disetrum! Cek disini !


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg801YIYuuKtXbaHPVhowZDM5uyiudwTUn1W7W6lOwBd0EQpWeySutSBSnWGty-Ky7arqbQDvOiPMu87PES5pP0DuuWG5AjmPx6gO9T7pa8FiUMey24cPhE_d2UhfY7PVFGwKQj3nkh7460/s1600/1.jpg

Ini adalah kasus, ketika semua yang terlihat sederhana, sangat indah dan yang pertama mendapat cara untuk melakukan ini adalah Robert Buelteman.

Dia memasang papan logam untuk tanama-tanaman yang berbeda kemudian memberikan papan logam itu dengan arus listrik sampai 80.000 volt. Segera setelah itu, ia mengambil gambar.

Anda harus melihat hal ini, itu benar-benar sangat indah, mungkin terlihat seperti hasil photoshopped tapi semua gambar ini adalah nyata.



Spoiler
:
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgPrlRTKbja6eX66ByFCkLSHuhzNotBCquLqYwGYSRtkAbZmJpU3eBw5xVRAUQ1165B8Ex_MkeKpSCxokARzG6WADoboxuXTl2zph7B82dXjpZNFdjTWw4BSctPxTGrkykUB08yxlwdlOEE/s1600/robert_buelteman_01.jpghttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhTKLaQXkAfaOl02ZfRp2h7erewDSyk1SXjuJhn2qvaDGKKbt5tdfLGKEBfB1mfTXsBilpr7Ez4ZH4WLFcEeTfstbETM_4bt6TfDfTVSRbRiAujre1hgfvft_af63MzGKzdywC-Alk16c8j/s1600/robert_buelteman_02.jpghttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhqJ92gJe0fYe1E7YYRrKzzVkO2aAGXtmTM5vvEJ1FIDB0qH5calE-ATR0FTReLVh5EACwxGO2nf9G4jtAKDMxIDzGkcgV50SF5cKD4Z-EY_GyvLkylq6OWpnYXzHioEZ-5b9r63BW10nrt/s1600/robert_buelteman_03.jpghttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgYRvYHENvmc_GSXTx2PGt4DWVL874U37w_7cSkqFTiHcchr1xTjdPW0gr3FENZgL-8rWsW4eJBxdzf0Up-tPlc3CUHpbE2XGDoLRVt-GxneKWIDLBfNEczN0NmIDDCZpd4rtiUXg2A9ljN/s1600/robert_buelteman_04.jpghttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhlGRuKBbVLtLsszN8smwCeoPs-YSXJclLra9JDQhP4angIrQqZNmKAO-VnWh1xMNriA9vXkb7lM7lF_8_gbtq8HS68oMzsSLgk8ZTgvdWFcQ5rEAwKyey9tOCBQXDPsUry_HvAPqVxFmy2/s1600/robert_buelteman_05.jpghttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi0uae6rO3asfNlcc5njxHb0Gg_cxATZsARUc6KX8dKSPURycJphMUNuIbZLSXB4qK3aTZTzWGmKibxwAODXK-XHy8dBnsDCwMdUiCY9u6d2yC6uwSbEpDwdtMBEGF7SRdwc5_VYxaE3l4h/s1600/robert_buelteman_06.jpghttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhYmj_UXPMKFHT14zbw4vmsMJOp3EvCOQHGg2War2ket_fK34Bq2neJ1H7BPFiaA9C3Fv1kBOgeoCxgtBVSQMYJ-XUZf7h0r_FrQJv1M6tixaTqqQtnWvwnepReCrFNTAN-hEwR2BC39nc-/s1600/robert_buelteman_07.jpghttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjwn93_MkGMLIs9xEGtisY7cKVLDCBX6jjt9_sS-YS9RecLmoqmEQbE0BphAOBJlw00umCXLvEzjpssGeECrkvP5LaO_RFrapUyLiqdQsB_puhWPDPzslSO6-jrDQatkaUy34ocCI4Sq5nv/s1600/robert_buelteman_08.jpghttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhy2UYZPnAKljggBpXam_AIrGWKe1cC9SH50rHcNz7OM_h3XQhILxqNtT03qgFnP012gaqD8JtlsIjB9sJL-A_zw1HCAjVPf8VQwCDBmoUDMHpf6BUSpznMPCQo00WT4iDMQXXY1RyOaP1k/s1600/robert_buelteman_09.jpghttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgGCsPH9LgQdy6uQNOtXpJwGBJ0tggBFyeEt5oCGLE_vr6KoEO4K2ra9ymUqEUgYtML7vI9Yzc1HCRfNxGX2Pbd8mqs_W8wclcULQKis6hhM5sicrq8m2s9WSmLd0TxUVPI-Oym0aAiH8-K/s1600/robert_buelteman_10.jpghttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjrqa8U8z18YPZkfG0eyI5SSVvAw19RT4rSOwA9ID20qpXgQptiSU6HTiISENPQedRAi63k-88Ezyt3CTv1zNPJTy9BoZrv-NJQwgexf-5vczbHBt2sIShEX12Z8qrtorJUKqd6RdhpOxkS/s1600/robert_buelteman_11.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhIn8a51XVgB8qDeJLxn1eHNYEZDSnSam0G9vly3xUMWNn7sKadEd0Y_F_OXPh0t5cL9y7Y4GczQAdIEP-1VQ7ZclRiPJmUtdV-nCmGJEd4zTzEQNbojxNgcRKM9DD_NkymGtw9f6lBE6jA/s1600/robert_buelteman_12.jpghttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjTycJGbVIIA95dgMoebaZeAxl_Q5Vq__1npf0ryA72eDDvzG4vnOK-qQ9xYpKIml34ZC0Hfoo6mP7jW4DQ-fBumo2q3iTOmnR_ib2SBWYt4O4WWSfPLy8rZkiVIRVHiEp00VFwtNvT7Dy6/s1600/robert_buelteman_13.jpghttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgj9tVJV8KAs__nWVztLsd7iXZQLDh7y6mX66pD-AeyQ2XSxazZScQXYxWYCK4rUSpx_Z6P9ze43qPuqkfOb-xUqjxVQMNkTgQM5LLtzCUGBaJeh16CEn0Y8WogbIcDKxAnKUwMn_WDGx8F/s1600/robert_buelteman_14.jpghttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiTK-z-Pskx2XUt33xn6n2566NXRlpxIaoV8nhpuJ4LYRrWi9ALfoAtpfpn2njK8St0-3acL5KLorp-wOwRMnM5OaeR_dHluyV26BUQsYkGWVcV7nm1Ae3yGY08MAYPAAE5fDrBG453utfO/s1600/robert_buelteman_15.jpg